MOCHI OLEH –
OLEH KHAS SUKABUMI
Mungkin
setiap orang pernah mendengar oleh – oleh khas sukabumi yang satu ini, iya oleh
– oleh ini adalah salahsatu makanan yang biasa dipanggil “Mochi” . Rasa dari mochi
itu sendiri bervariasi, ada rasa keju, melon , vanilla, durian, mocca, coklat
dan masih banyak lagi rasanya. Biasanya mochi dikemas dalam keranjang kecil
dari bambu yang di anyam, sehingga tampilan nya unik yang dapat menarik
perhatian pembeli. Kue mochi
ini terbuat dari tepung ketan yang ditaburi tepung tapioka yang kenyal di mulut
jika dimakan. Selain dikemas dalam keranjang yang terbuat dari bambu, mochi
juga ada yang dikemas dalam kotak kertas. Salah satu yang terkenal yang menjadi
pelopor kuliner khas sukabumi ini adalah Mochi Kaswari "LAMPION". Oleh karena itu, jika kita berkunjung ke
Sukabumi, kita harus mencicipi mochi ini, agar dapat merasakan sensasi dari
kekenyalan mocha yang sangat khas.
Selasa, 14 Oktober 2014
TUGAS JURNALISTIK 1
NAMA
: YUNDA FADILA
KELAS
: 3SA03
NPM :
17612955
ANAK
KECIL IKUT TURUN DALAM PERMASALAHAN EKONOMI
Zaman sekarang,
banyak sekali anak kecil yang menjadi seorang yang peminta - minta atau pun
menjadi seorang pengamen. Banyak faktor yang menjadikan mereka menjadi peminta -
minta dan pengamen, menurut interpretasi saya alasan mereka melakukan hal
tersebut yaitu salah satu nya dalam permasalahan ekonomi. Mereka berniat membantu
orang tua mereka mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Seperti yang kita ketahui bahwa anak kecil seperti mereka seharusnya mengenyam pendidikan wajib belajar 9 tahun, karena dengan mendapatkan pendidikan yang cukup dapat mengangkat martabat keluarga mereka sendiri, asalkan mereka memiliki kemauan yang tinggi dan usaha yang maksimal.
Dalam hal ini, tidak sedikit juga anak kecil yang meminta – minta dan mengamen itu melakukan pekerjaan nya sehabis pulang sekolah. Jadi ketika mereka selesai belajar di sekolah, mereka membantu orang tua mereka untuk mencari nafkah.
Menurut saya, untuk mengatasi hal ini yaitu pemerintah harus lebih memperhatikan mereka dan mendengarkan keluh kesah mereka. Bukan hanya mendengarkan tetapi harus ada tindakan untuk mengurangi maraknya anak kecil yang meminta – minta dan mengamen. Sehingga mereka bisa fokus dalam belajar.
Seperti yang kita ketahui bahwa anak kecil seperti mereka seharusnya mengenyam pendidikan wajib belajar 9 tahun, karena dengan mendapatkan pendidikan yang cukup dapat mengangkat martabat keluarga mereka sendiri, asalkan mereka memiliki kemauan yang tinggi dan usaha yang maksimal.
Dalam hal ini, tidak sedikit juga anak kecil yang meminta – minta dan mengamen itu melakukan pekerjaan nya sehabis pulang sekolah. Jadi ketika mereka selesai belajar di sekolah, mereka membantu orang tua mereka untuk mencari nafkah.
Menurut saya, untuk mengatasi hal ini yaitu pemerintah harus lebih memperhatikan mereka dan mendengarkan keluh kesah mereka. Bukan hanya mendengarkan tetapi harus ada tindakan untuk mengurangi maraknya anak kecil yang meminta – minta dan mengamen. Sehingga mereka bisa fokus dalam belajar.
Jumat, 10 Oktober 2014
Kamis, 09 Oktober 2014
13. KEPARIWISATAAN 2
Ibu
Kau adalah panutanku
Kau adalah contoh untuk hidupku
Kau tidak pernah merasa lelah
Untuk anak – anakmu, kau rela
berkorban
Ibu
Kau segala untukku
Kau penyemangat hidupku
Tanpamu, aku tidak akan seperti
ini
Tanpamu, akau tidak akan mengerti
arti dari sebuah kehidupan
Terimakasih Ibu atas semua
pengorbanan mu selama ini
Senin, 06 Oktober 2014
TUGAS INDIVIDU KE- 2 JURNALISTIK 1
NAMA : YUNDA FADILA
KELAS : 3SA03
NPM :
17612955
KEINDAHAN
KEBUN RAYA BOGOR
Pada bulan
September tahun lalu, saya berkunjung ke Kebun Raya Bogor, yaitu salah satu
tempat wisata di kota hujan, Bogor. Di sana banyak sekali jenis tumbuhan yang
mungkin belum pernah kita ketahui. Seperti jenis-jenis tanaman anggrek,bunga
Raflesia Arnoldi bahkan terdapat museum Zoology dan Istana Bogor. Lokasi Kebun
Raya Bogor sangat strategis, kita dapat menggunakan kendaraan angkutan umum dan
jika kita memasuki kawasan wisata Kebun Raya Bogor, kita cukup membeli tiket
dengan harga 10rb/orang ketika weekdays dan 15rb/orang ketika weekend.
Ketika berada di
Kebun Raya Bogor, saya merasakan suasana seperti saat berada di alam bebas.
Saya dapat menikmati keindahan alam ciptaan sang pencipta.
Selain itu, saya
dapat mengabadikan moment-moment indah ketika berada di disana dengan
berfoto-foto. Banyak tempat-tempat yang indah untuk di jadikan tempat berfoto,
salah satunya adalah jembatan merah. Yaa, jembatan merah adalah salah satu
tempat yang dicari oleh
pengunjung yang
mungkin belum pernah melihatnya secara langsung. Banyak mitos tentang jembatan
tersebut, namun menurut saya pribadi semua itu tergantung kepercayaan
masing-masing.
Di sana juga
disediakan tempat untuk beristirahat, jika kita merasa lelah, kita dapat
beristirahat di tempat duduk yang terdapat di bawah pohon rindang dengan
memandang keindahan alam di sana.
Ternyata bukan
hanya orang local saja yang ingin mengunjungi tempat wisata Kebun Raya Bogor,
orang dari kota-kota lain dan bahkan dari Negara lain pun berdatangan untuk
mengabadikan moment-moment
indah
ketika berada di sana. Terlihat dari pancaran wajah mereka, meraka sangat
menikmati suasana yang ada, begitupun dengan saya. Saya tidak boleh melewati
moment-moment ketika berada di sana.
Setiap apa yang
kita lihat yang menurut kita sesuatu tersebut unik, sebaiknya kita abadikan
agar menjadi kenangan sebuah pengalaman dan menjadi bukti bahwa kita pernah
mengunjungi tempat tersebut. Tetapi yang terpenting adalah agar semua orang
tahu, bahwa tempat wisata di Indonesia tidak kalah indahnya seperti di Negara
lain.
Keindahan Kebun
Raya Bogor sangatlah alami, dengan melihat keindahan tersebut ada kepuasan
tersendiri yang tersirat di dalam hati dan fikiran. Hasrat tersebut mengundang
kita untuk kembali mengunjungi tempat wisata tersebut.
Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga
keindahan, keasrian dan kenyamanan di Kebun Raya Bogor agar semua orang
tertarik untuk mengunjunginya kembali.
Langganan:
Postingan (Atom)

