Senin, 06 Oktober 2014

TUGAS INDIVIDU KE- 2 JURNALISTIK 1



NAMA : YUNDA FADILA
KELAS : 3SA03
NPM     : 17612955



KEINDAHAN KEBUN  RAYA BOGOR

Pada bulan September tahun lalu, saya berkunjung ke Kebun Raya Bogor, yaitu salah satu tempat wisata di kota hujan, Bogor. Di sana banyak sekali jenis tumbuhan yang mungkin belum pernah kita ketahui. Seperti jenis-jenis tanaman anggrek,bunga Raflesia Arnoldi bahkan terdapat museum Zoology dan Istana Bogor. Lokasi Kebun Raya Bogor sangat strategis, kita dapat menggunakan kendaraan angkutan umum dan jika kita memasuki kawasan wisata Kebun Raya Bogor, kita cukup membeli tiket dengan harga 10rb/orang ketika weekdays dan 15rb/orang ketika weekend.

Ketika berada di Kebun Raya Bogor, saya merasakan suasana seperti saat berada di alam bebas. Saya dapat menikmati keindahan alam ciptaan sang pencipta.


Selain itu, saya dapat mengabadikan moment-moment indah ketika berada di disana dengan berfoto-foto. Banyak tempat-tempat yang indah untuk di jadikan tempat berfoto, salah satunya adalah jembatan merah. Yaa, jembatan merah adalah salah satu tempat yang dicari oleh

pengunjung yang mungkin belum pernah melihatnya secara langsung. Banyak mitos tentang jembatan tersebut, namun menurut saya pribadi semua itu tergantung kepercayaan masing-masing.
Di sana juga disediakan tempat untuk beristirahat, jika kita merasa lelah, kita dapat beristirahat di tempat duduk yang terdapat di bawah pohon rindang dengan memandang keindahan alam di sana.
Ternyata bukan hanya orang local saja yang ingin mengunjungi tempat wisata Kebun Raya Bogor, orang dari kota-kota lain dan bahkan dari Negara lain pun berdatangan untuk mengabadikan moment-moment
indah ketika berada di sana. Terlihat dari pancaran wajah mereka, meraka sangat menikmati suasana yang ada, begitupun dengan saya. Saya tidak boleh melewati moment-moment ketika berada di sana.

Setiap apa yang kita lihat yang menurut kita sesuatu tersebut unik, sebaiknya kita abadikan agar menjadi kenangan sebuah pengalaman dan menjadi bukti bahwa kita pernah mengunjungi tempat tersebut. Tetapi yang terpenting adalah agar semua orang tahu, bahwa tempat wisata di Indonesia tidak kalah indahnya seperti di Negara lain.
Keindahan Kebun Raya Bogor sangatlah alami, dengan melihat keindahan tersebut ada kepuasan tersendiri yang tersirat di dalam hati dan fikiran. Hasrat tersebut mengundang kita untuk kembali mengunjungi tempat wisata tersebut.
Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga keindahan, keasrian dan kenyamanan di Kebun Raya Bogor agar semua orang tertarik untuk mengunjunginya kembali.                     

Rabu, 01 Oktober 2014

12. KEPARIWISATAAN 2



RIDHO ILAHI
            Perjalanan hidup terukir indah bersama langkah yang benar-benar di jalani dengan keikhlasan hati sehingga apapun yang terjadi membuat kita yakin atas keputusan yang sudah kita ambil.
          Hari itu sepenggal dari perjalanan hidupku terukir namun tak kusangka akan menjadi cerminan hidup yang berarti. Pesona yang terpancar membuat silau mata diri dan mata hati yang tak sedetik pun dapat di pungkiri bahwa itu merupakan jalan tuhan yang sengaja ditentukan untuk ku agar dapat mengambil hikmahNya. Pertemuan ku dengan dirinya bukanlah tanpa sebab, tarikan jodoh ilahi lah yang membuat kami bertemu.
          Hari itu, saat datangnya sebuah kesempatan yang mungkin kesempatan itu merupakan satu-satunya kesempatan yang takkan terulang lagi, aku bertemu dengannya di persimpangan jalan. Seolah ada tirai yang membuat pelindung diri dari teriknya matahari yang membuat pancaran pesonanya tak sedikitpun ternoda. Sungkup kepala tanda kesolehan melengkapi syarat kelengkapan yang terpakai dikepalanya. Sungguh indah ciptaan Tuhan gumam ku.
          Semenjak saat itu usaha tak henti kulakukan tuk mencuri hatinya, bermula dari mencari tahu siapa dia hingga dimana rumahnya, dan akhirnya ku ketahui Kurnia namanya. Tak henti ku mencoba mendekatinya namun dia hanya merespon sebagaimana seorang kenalan saja, tentulah hati ini begitu sakit, akan tetapi aku belum menyerah dan mencari tahu apakah ada alasan lain kenapa dia tidak begitu merespon setiap pria yang mendekatinya. Hari itu aku memberanikan diri mengikutinya hingga kerumahnya dan tak sungkan seorang pria dewasa menyapa seorang bapak - bapak bersorban “assalamualaikum pak ustadz” , tentu kata-kata itu membuat aku kaget dan mengetahui bahwa sikapnya yang tidak begitu merespon pria karena ayah nya seorang ustadz `.
           Keesokan harinya langsung ku tanyai dia apakah benar apa yang aku sangka ini, ia menjawab benar lantas ku tanyai pula apakah aku mendapat kesempatan untuk bisa mencuri hatinya dan ia menjawab “ curilah hati Tuhan ku, karena hatinyalah yang akan merestui hatiku “ ,,,. Ia pun pergi meninggalkan sejuta kebingungan dihatiku.
          Lama ku fikir maksud dari katanya hingga pada saat ketika ku bertanya pada teman akan solusi dari ucapan Kurnia. Dan tentu nya jawabannya adalah ia akan menyerahkan hatinya hanya jika pada pria yang soleh yang menyerahkan hatinya pada tuhannya. Sungguh akupun tersentuh, dan merenung mencari kesempatan yang tepat untuk membuktikan bahwa aku memang layak untuk nya.
          Akhirnya, aku meberanikan diri untuk menemui ayahnya yang tak lain adalah seorang ustad, aku pun bertanya dan meminta bersediakah beliau mengangkat ku menjadi seorang murid. Senyum lebar jelas terpancar dari pria bersorban itu dan iya pun menjawab “dengan senang hati wahai pemuda”.
          Singkat cerita, Lama ku menuntut ilmu agama bersama guru ku, aku kini melakukan nya bukan hanya dasar ingin mendekati kurinia akan tetapi kini pelajaran agama menjadi suatu sebutuhan bagiku.
          5 tahun berlalu aku berguru dan mengikuti dakwah atas anjuran guru ku kini usia ku pun menginjak 30, dan alangkah kaget namun rasa gembira tak tertahan bahwa guru ku meminta aku melamar anak nya jika memang aku bersedia, dan akupun menyatakan bersedia.
          Akhirnya berkat Ridho ALLAH kepada ku selama ini hingga  kami menikah dan memiliki 2 anak, dan kini hanya satu harapan ku yaitu keluarga ku benar-benar menjadi keluarga yang sakinah , mawadah, warahmah.
SEKIAN